Asuransi Untuk Mereka Yang Single, Perlukah?

Asuransi, hal yang satu ini dulu menjadi momok bagi banyak orang. Namun seiring dengan tingkat kesadaran masyarakat, asuransi kini menjadi bisnis yang sedang bertumbuh dengan pesat di negeri ini.

Seperti namanya, asuransi yang merupakan perlindungan jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, pilihanpun harus lebih cermat. Bagi Anda yang single, asuransi jiwa yang biasanya untuk menjaga kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, maka yang satu ini mungkin belum Anda butuhkan. Namun jika Anda menjadi tulang punggung keluarga Anda, bisa dipertimbangkan juga.

Tapi dilain pihak yang sangat dibutuhkan adalah asuransi kesehatan mengingat sakit tidak pernah memilih-milih. Sebelum menentukan pilihan Anda dalam asuransi kesehatan, pastikan Anda telah mempelajari dengan jelas penyakit apa saja yang di tanggung oleh perusahaan asuransi dan amana yang tidak. Selain itu, mungkin Anda juga bisa mempertimbangkan asuransi untuk penyakit kritis. Dengan asuransi jenis ini, jika Anda terdiagnosa maka biaya kesehatan Anda akan teratasi.

Selain asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, ada lagi yang namanya asuransi aset seperti asuransi mobil atau motor, asuransi rumah atau property dan juga asuransi untuk beberapa jenis barang penting sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dalam memilih asuransi kesehatan, beberapa hal berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

  1. Reputasi perusahaan. Pastikan Anda memperhatikan hal yang satu ini, seperti apakah ada komplain dari pelanggan mereka, bagaimana proses pencairan dana, dan resiko-resiko lain yang mungkin terjadi.
  2. Perlindungan yang ditawarkan. Jika Anda tidak jeli dalam memilih asuransi, seringkali Anda melewatkan proteksi apa saja yang diberikan. Hal ini perlu karena ketika Anda sakit, dan tidak ditanggung perusahaan asuransi maka Anda akan merasa dirugikan.
  3. Kemudahan klaim. Jika Anda dipersulit dalam melakukan klaim, bukankah hal tersebut menyebalkan. Maka sebaiknya Anda memastikan perusahaan asuransi dimana Anda membeli asuransi kesehatan memberi kemudahan dan membantu kliennya semaksimal mungkin dalam melakukan klaim.

Jadi, sebagai single bukan berarti Anda tidak butuh asuransi. Namun menentukan jenis mana yang Anda butuhkan dan untuk tujuan apa, hal itulah yang perlu dicermati.

Kenapa Banyak Orang Merasa Tidak Memerlukan Asuransi Jiwa?

Kenapa orang cenderung malas membahas topik asuransi jiwa?
Sesungguhnya mereka menghindari pembicaraan tentang asuransi karena berhubungan dengan hal-hal yang tidak mereka sukai. Wajar bukan? Jika kita- katakan- tidak suka dengan seorang artis, maka kita pasti enggan membicarakannya bukan. Mendengarkan namanya atau lagunya saja sudah mual rasanya perut ini hehehe…
Kematian, kecelakaan, cacat dan sakit. Kata-kata yang semoga saja kita tidak pernah mengalaminya. Semua orang mungkin membenci keadaan tersebut.
Sayangnya dengan bersikap demikian berarti mereka menghindari sebuah bagian vital daari sebuah perencanaan keuangan. Semua orang pasti meninggal bukan, dan 80% orang meninggal pasti melewati masa-masa kritis. Kecelakaan yang menyebabkan kecacatan dapat terjadi kapan saja, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Banyak kasus bermunculan dimana keluarga ditinggalkan menderita bertahun-tahun akibat sang pencari nafkah meninggal.

Kenapa banyak sekali orang yang tidak percaya dengan Asuransi Jiwa?
Setiap orang ingin pergi ke surga, tapi tidak seorangpun yang ingin mati, hanya sebuah peribahasa. Sebagai orang yang beragama tentunya kita harus yakin dan ikhlas bahwa semua orang pasti meninggal, bukan?
Orang pasti akan percaya dengan asuransi jika dia percaya bahwa keluarganya akan menerima sejumlah uang di saat-saat kritis. Permasalahannya adalah untuk mendapatkan proteksi itu kita mesti mengeluarkan sejumlah uang. Dan kita tidak mendapatkan apapun di saat kita membayarkan premi. Beda dengan pakaian atau makanan yang dapat kita pakai atau makan sesaat kita bayarkan uangnya di kasir.
Jadi pada saat orang tidak ingin mengeluarkan sejumlah uang untuk proteksi (yang belum tentu terasa akibatnya secara langsung), pada saat itulah dia akan mengeluarkan alasan bahwa dia tidak percaya dengan asuransi. Ironis sekali, karena dia akan mengorbankan kelangsungan kesejahteraan keluarganya jika dia tenyata sudah tidak dapat menghasilkan karena sakit kritis, kecelakaan atau bahkan meninggal.

Lalu kenapa pula kebanyakan orang menghindari agen asuransi jiwa?
Sebuah kenyataan bahwa asuransi jiwa adalah salah satu produk yang sangat sulit dijual, karena di dalamnya membahas hal-hal yang tidak diinginkan kejadiannya oleh konsumen. Karena kenyataan tersebutlah banyak pemasar asuransi terkadang menggunakan cara yang terlalu “memaksa” yang membuat jengkel pada konsumen. Dan naluri semua orang adalah tidak suka ditekan.
Akibat dari persepsi negatif ini adalah banyak keluarga yang ditinggal dalam keadaan finansial yang tidak terproteksi. Adalah hal penting untuk memisahkan ketidaksukaan terhadap PRODUK ASURANSI JIWA (dan kebutuhan mereka akan asuransi jiwa) atau ketidaksukaan terhadap AGEN PEMASARAN-nya.

Kenapa banyak orang yang merasa tidak memerlukan asuransi jiwa?
Sekali lagi ini adalah senuah persepsi yang sangat tidak menguntungkan tapi sudah berlaku umum, karena dipengaruhi oleh informasi baik dan buruk ; benar dan salah. Kebanyakan orang sebenarnya merasa tidak memerlukan asuransi dalam kondisi tidak mengerti konsep asuransi jiwa sendiri.
Karena kebanyakan pemberitaan mengenai asuransi jiwa adalah buruk, jadi ini yang membentuk opini publik dan kemudian tidak menyenangi asuransi jiwa. Agen yang menjengkelkan, buang-buang uang, mendoakan orang mati cepat, dan berbagai alasan lain yang dimunculkan yang sebenarnya bermuara pada ketidakmengertian akan konsep asuransi. Dan ini pulalah yang membentuk mindset bahwa mereka tidak perlu asuransi.
Cobalah untuk bijaksana untuk mengesampingkan berbagai persepsi negatif dan menilai terlebih dahulu secara netral manfaat asuransi jiwa. Apakah memang Anda benar-benar tidak membutuhkannya? Atau justru sangat membutuhkannya?

Kenapa banyak orang merasa tidak memiliki uang untuk asuransi jiwa?
Permasalahan uang disini sebenarnya bukan masalah memiliki atau tidak, melainkan apakah asuransi jiwa ditempatkan pada prioritas “belanja” atau tidak. Karena kompetisi dari produk atau investasi lainnya yang jelas lebih nyata akan membuat orang merasa asuransi bukan menjadi prioritas utama. Ini adalah prioritas utama yang “manfaat” belum akan Anda rasakan sekarang. Ingat pepatah lama : “jangan mulai menggali sumur ketika Anda sudah merasa haus, karena itu sudah menjadi sangat terlambat.”

Kenapa banyak orang ragu untuk mengasuransikan diri mereka?
Menunda memang karakter umum manusia. Dan kita tentu akan terus berusaha berpikir bahwa kita akan sehat selamanya. Pemikiran semacam itu yang akan mebawa orang untuk tetap mengulur-ulur waktu. Sampai pada waktunya kejadian yang mereka takutkan itu datang, sakit kritis misalnya, mereka baru akan bisa berpikir positif tentang asuransi.

Kenapa muncul persepsi umum bahwa bentuk investasi lain lebih menguntungkan dari asuransi jiwa?
Apabila Anda dapat menjamin kesejahteraan finansial kelaurga Anda dan menjamin bahwa Anda akan berumur panjang, mungkin produk asuransi akan menjadi produk yang lebih tidak menarik dibanding produk investasi lainnya. Fungsi utama asuransi adalah perlindungan finansial pada saat dibutuhkan, yakni pada saat orang meninggal atau menjadi cacat karena sakit kritis atau kecelakaan. Lagipula asuransi bukanlah produk investasi, jadi jangan berpikir untuk mencari untung dari asuransi.

Kenapa orang-orang kaya merasa tidak memerlukan asuransi?
Orang kaya biasanya memiliki harta yang banyak dalam bentuk harta tak bergerak, dan mereka justru sangat jarang “menebalkan” isi dompetnya dengan uang. Ketika seluruh harta tertanam di barang tak bergerak, maka kemungkinan uang tunai yang tersedia untuk membayarkan kebutuhan mendadak atau rekening medis yang mahal akan sangat kecil.
Asuransi jiwa akan melindungi saat kritis sehingga mereka tidak perlu melikuidasi aset mereka pada saat yang tidak tepat. Bayangkan jika Anda harus menjual mobil Anda untuk melunasi biaya rumah sakit, selain repot, mungkin Anda tidak akan mendapatkan harga jual yang terlalu baik karena semua dilakukan dengan buru-buru dan BU (butuh uang…hehe)

Kenapa banyak orang merasa bahwa asuransi jiwa hanya bagi orang kaya saja?
Justru kemungkinan mereka yang tidak perlu lagi karena mereka sudah punya “sesuatu” yang diwariskan buat keluarganya jika si kepala keluarga meninggal. Lalu bagaimana si “menengah”, jika untuk menyisihkan 10% dari penghasilan mereka saja sudah tidak sanggup, lalu bagaimana jika mereka kehilangan 100% dari pemasukan keluarga mereka?
“Penghasilan Anda dapat digunakan untuk membeli rumah baru apabila rumah Anda musnah ditelah api tanpa asuransi

“Penghasilan Anda dapat dipergunakan untuk menggantikan mobil apabila mobil Anda rusak tanpa asuransi”

Kebebasan Financial

Masalah financial itu adalah salah satu penyebab masalah dalam perceraian rumah tangga...Ini membuktikan bahwa kemapanan financial dibutuhkan, banyak hal yang harus kita benahi dalam diri kita dulu..sebelum kita menuju kebebasan financial..Ini merupakan mindset yang harus kita ubah / cara pandang terhadap sesuatu..Karena apa yang dilihat oleh kasat mata belum tentu baik bagi kita..Gunakan mata rohani dalam segala pilihan..karena hidup kita ditentukan oleh berbagai2 pilihan..Aset yang berharga adalah jaringan...yaitu kekuatan jaringan yang tak ternilai harganya..bacalah buku power of networking karena di sini menuangkan kekuatan dalam jaringan..Oleh karena itu bangunlah relasi dengan siapa saja dan kapan saja..Jalanin hidup kita dengan mimpi2 yang luar biasa karena ini akan memotivasi kita untuk mendapatkannya melalui networking...karena who can seeing invisible so they will be the different than another..karena dia melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh mata orang biasa...penuhilah hidup mu dengan talenta2 karena Tuhan akan memberikan talenta kepada mu lagi jika kita terus melipat gandakan talenta kita dan itu semua diberikan hanya untuk Tuhan...dasyat.!!

Memilih Pasangan Hidup Dengan Cinta....

Apa yang berkenan dimata Tuhan

1. Apa yang baik? Hal ini dapat kita lihat pada 2 Korintus 6:14, "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" Di sini artinya adalah hendaklah kita berpasangan dengan orang yang seiman.

2. Apa yang berkenan kepada Allah? Hal ini dapat dilihat pada Kejadian 2: 18, "Tuhan Allah berfirman: Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

Kesepadanan dapat dilihat dari:
a. Kapasitas rohani (seberapa banyak pasangan dan diri kita telah mengalami Tuhan dalam hidupnya).
b. Wawasan/pola pikir yang akan sangat dipengaruhi latar belakang, pendidikan, pengalaman, dan kehidupannya.
c. Memiliki misi dan visi yang diarahkan kepada Tuhan.
d. Memiliki kedewasaan psikologis untuk berkomitmen.
Pasangan yang sepadan adalah pasangan yang memiliki empat dimensi tersebut dengan kadar yang kurang lebih sama (tidak terlalu jauh). Ingat prinsip kuk: bila salah satu terlalu berat dan satu terlalu ringan, maka sapi tidak bisa berjalan beriringan.

3. Setelah berjalan beriringan, pertanyaannya apakah kehendak Tuhan yang sempurna? Hal ini dapat dilihat dalam Matius 11:29-30, "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Lalu selain tiga hal tersebut, apa ciri-ciri dia pasangan hidup yang tepat:
1. Bersamanya kita mengalami damai sejahtera.
2. Kita semakin maju dalam pekerjaan, pelayanan, dan kehidupan sosial kita.
3. Kita semakin dekat dengan Tuhan.

Permasalahannya adalah: apakah kita sudah menjadi orang yang dapat memenuhi 3 kehendak Allah tersebut? Kalau belum, maka kejarlah itu dahulu!

Jadi, selamat mencintai! Selamat jatuh cinta! Selamat memilih pasangan hidup yang tepat!

**Bawa Jiwa Baru**

Wah dasyat kalau sy bahas masalah ini...bawa jiwa baru adalah sesuatu pekerjaan mulia dari Tuhan yang tidak mudah...tapi ini merupakan suatu talenta yang diberikan hampir semua orang yang percaya sama dia...Ini bisa di lakukan oleh semua orang...Caranya adalah sebagai contoh kita berdoa untuk dia, atau ktia menceritakan tentang Yesus kepada orang di sekitar kita, atau kita menjadikan diri kita teladan bagi orang lain....banyak sekali hal2 yang bisa kita lakukan karena seperti kata firman Tuhan , satu orang percaya maka malaikat di surga akan menari2...Sol berikan segala sesuatu yang terbaik bagi Tuhan karena dia akan memberikan yang terbaik juga bagi kita..Tapi jangan semata2 kita berbuat itu karena ingin dibalas..Hidup bersama Tuhan adalah hidup pikul salib dan kuk...Jadi Tuhan mempunyai rencana jauh ke depan buat anak2 Nya yang percaya sama Dia..So bawalah jiwa2 baru agar malaikat2 di surga menari2 bersorak2....dan itu semua hanya untuk kemuliaan Tuhan.

**Secret of Life**

Untuk mengetahui rahasia dari kehidupan, tidak semudah dengan membalikkan tangan kita...Ini membutuhkan proses dari pendekatan kita kepada Tuhan Yesus..Dan membutuhkan suatu komitmen yang tinggi dan tidak goyah dengan situasi dan kondisi apa pun..Dimana apapun yang terjadi di dunia ini atas kehendak Tuhan..Tuhan mengijinkan segala sesuatu baik atau buruk ini merupakan dari pembentukan yang Tuhan berikan kepada kita..Agar kita menjadi ksatria Allah yang tangguh dan tak tergoyahkan oleh apapun yang ada di dunia ini..Kuncinya adalah melihat segala sesuatu dari sudut pandang Tuhan..dan fokus kepada panggilan Tuhan..Dan percayalah Tuhan akan memberikan petunjuk bagi setiap apa yang kita hadapi dan gumulin...Bersabarlah terhadap segala sesuatu dan penantian mu terhadap sesuatu..karena Tuhan tahu dan memberikan pada orang yang membayar harga...karena Dia adil dalam setiap perkara...GBU..

Push Limit

Dimana kita setiap detik dalam hidup kita adalah karunia yang Tuhan berikan kepada kita..Sehingga besarnya Bapa kita di surga yang memberikan kasih karunianya kepada kita...Ia memberikan waktu kepada kita 24 jam sehari...Hargailah waktu setiap detiknya dalam hidup kita hanya untuk kemuliaan Nya..Buat segala apa yang kita lakukan adalah limit maksimum yang bisa kita capai dalam hidup ini...keluarkan segala sesuatu yang diberikan kita seperti talenta..Talenta itu seharusnya kita gunakan secara maksimal juga..dan lihat apa yang dihasilkan jika kita memaksimalkan talenta yang diberikan Tuhan kepada kita...kita hidup karena percaya dimana kepercayaan yang disertai respon yang baik dan benar..ini akan membuat keajaiban benar2 datang...Tuhan tidak melihat apa yang ada pada kita..Melainkan hati yang tulus dan berharap hanya kepada Sang Maha Kuasa..Oleh karena itu lihatlah bahwa keajaiban benar2 terjadi bagi orang yang percaya dan taat akan Firmannya..

**Intuisi**

Intuisi adalah sebagai ”suara hati; pengetahuan tentang sesuatu tanpa memikirkan atau mempelajarinya”...Atau bisa di sebut, intuisi adalah kemampuan kita untuk secara tidak sadar mendownload atau mengambil data atau info yang selalu tersedia di unconscious mind/pikiran bawah sadar kita. .
Semakin tajam intuisi kita maka apa yang kita pilih ke depan nanti sesuai harapan kita nanti...dan di saat yang tak terduga merupakan hal yang mustahil terjadi...tapi kenyataannya terjadi...oleh karena itu pertajam intuisi kita dalam memilih segala sesuatu...dengan melatihnya setiap hari maka kita akan semakin terbiasa dengan intuisi itu dan kita bisa merasakan bahkan tahu apa yang akan dilakukan selanjutnya...karena di pacu oleh pikiran alam bawah sadar kita...hidup ini sangat misterius..kita tidak bisa menebak sesuatu, tapi kita bisa merasakan sesuatu....so rasakan sekeliling kita hal2 yang harus kita jaga dan lakukan dan yang tidak harus kita lakukan...